Sakit Diabetes, Tersangka Korupsi APBD Lambar Minta Tidak Ditahan
Muhammad Iqbal
Selasa | 29/12/2020 22.01 WIB
Sakit Diabetes, Tersangka Korupsi APBD Lambar Minta Tidak Ditahan
Dua tersangka korupsi APBD Lampung Barat dibawa ke mobil tahanan. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ M Iqbal

RILIS.ID, Lampung Barat – Beralasan punya sakit diabetes, kuasa hukum tersangka DS yakni Irwan Arianto berupaya mengajukan penangguhan penahanan pada kliennya.

Hal ini ia sampaikan saat penyidik Kejati Lampung memutuskan untuk menahan DS di Rumah Tahanan (Rutan) Way Hui Kelas I Bandarlampung, Selasa (29/12/2020). 

DS yang ditahan bersama GP menjadi tersangka korupsi Badan Usaha Milik Daerah Lampung Barat (BUMD Lambar), PT Pesagi Mandiri Perkasa.

Mereka diduga merugikan APBD Lampung Barat tahun 2015-2016 hingga Rp10,1 miliar. 

GP adalah mantan Direktur Utama PT Pesagi Mandiri Perkasa, sementara DS menjabat Direktur Operasional. 

Meski belum dapat dipastikan kapan kedua tersangka disidangkan, yang terang Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang ditunjuk adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lambar, Riyadi. 

Riyadi menjelaskan, penunjukkan dirinya sebagai JPU bukan lantaran adanya pertimbangan khusus. Namun, dirinya hanya ingin menjalani persidangan sebagai seorang penuntut. 

"Saya ini kan seorang penuntut dan sebelum saya tugas di sini (Lampung, Red) juga pernah sidang pas menjabat Kajari juga," jelasnya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID