Saksi Korupsi Mesuji Sebut Aliran Dana Rp200 Juta ke Kapolda dan Wakapolda
Muhammad Iqbal
Senin | 22/04/2019 19.55 WIB
Saksi Korupsi Mesuji Sebut Aliran Dana Rp200 Juta ke Kapolda dan Wakapolda
Sidang lanjutan kasus korupsi Kabupaten Mesuji, JPU hadirkan Sekretaris Dinas PUPR Mesuji dan adik kandung Khamami, Senin (22/4/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Persidangan kasus korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji, menguak keterangan-keterangan baru. Bahkan, keterangan saksi menyebutkan ada indikasi keterlibatan oknum penegak hukum.

Wawan Suhendra selaku Sekertaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji, yang merupakan tersangka kasus korupsi yang diamankan oleh penyidik KPK RI, menyebutkan adanya aliran dana Rp200 juta untuk Kapolda dan Wakapolda Lampung.

Hal tersebut diungkapkan olehnya saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan terhadap dua terdakwa rekanan dari PT Subanus Group yakni Sibron Aziz dan Kardinal di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (22/4/2019).

Dalam kesaksiannya Wawan menyebutkan adanya aliran dana sebesar Rp200 juta untuk Polda Lampung, melalui Kapolda dan Wakapolda.

"Jadi waktu itu Pak Bupati nelpon Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri untuk siapkan uang Rp200 juta dari uang fee proyek di Kardinal, dia mau ngadep Kapolda dan Wakapolda Lampung, saat itu di bulan Mei tahun 2018," ucapnya menanggapi pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI Wawan Yunarwanto. 

Selanjutnya, uang tersebut diserahkan di Rumah Dinas (Rumdin) Kapolda dan Wakapolda Lampung, dengan mekanisme Rp150 juta untuk Kapolda dan Rp50 juta untuk Wakapolda.

"Jadi pak Bupati merintahin uang itu dibagi dua dengan nominal yang beda. Untuk Kapolda itu Rp150 juta dan Wakapolda itu Rp50 juta, yang nyerahin dirumah Kapolda Lampung, pak Bupati dan Kadis, saya nunggu di mobil. Tapi kalau yang di rumah Wakapolda saya ikut menyaksikan pak Bupati Khamami yang nyerahin," tandasnya.

Sementara berdasarkan keterangan saksi Wawan Suhendra, pembagian fee tersebut dilakukan pada tahun 2018 dimana pada masa itu Kapolda Lampung yang menjabat adalah Irjen Pol Suntana dan Wakapolda Lampung Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol. 

Namun hingga berita ini diturunkan, Irjen Pol Suntana belum dapat dikonfirmasi terkait fakta persidangan itu. Begitu juga dengan mantan Wakapolda Lampung Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol. (*) 

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID