Satlantas Mesuji Sinyalir Ada Mobil Ambulans Dipakai Mudik
Aripin
Jumat | 07/05/2021 23.11 WIB
Satlantas Mesuji Sinyalir Ada Mobil Ambulans Dipakai Mudik
Ilustrasi mudik dilarang/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Mesuji – 261 personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait mendirikan satu pos penyekatan, dua pos pengamanan, dan satu pos pelayanan dalam Operasi Ketupat Krakatau 2021 terkait larangan mudik yang diberlakukan pada 6-17 Mei 2021.

Menurut Kepala Satuan Lalulintas Polres Mesuji Iptu Farid Riyanto, seluruh titik itu akan dijaga ketat oleh petugas selama 24 jam.

Penyekatan tak hanya dilakukan di jalan-jalan utama saja, namun petugas akan memantau jalur alternatif atau jalur tikus yang kemungkinan dimanfaatkan pemudik.

“Kami tidak akan memberikan ruang gerak bagi warga yang mudik, karena ada patroli dari personel gabungan,” kata Farid, Jumat (7/5/2021).

Pada razia hari ini, sebanyak 68 kendaraan mendapat teguran dan tiga kendaraan diminta putar balik, karena tidak bisa menunjukkan dokumen lengkap.

Farid juga mengatakan, petugas akan melakukan razia dengan menyasar travel gelap yang nekat beroperasi.

“Tidak menutup kemungkinan ada mobil ambulans yang digunakan untuk kamuflase membawa orang mudik, dan moda transportasi lainnya akan kami tindak tegas,” ungkapnya.

Adapun jumlah personil yang diterjunkan dalam pelaksanaan operasi tersebut yakni 159 personel Polri, 18 personel TNI, dan instansi terkait 84 personel. (*)

Editor Andry Kurniawan


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID