Selain Anak Waka Komisi I, Ternyata Adik Kandung Legislator Gerindra juga Lolos KPID
Muhammad Iqbal
Jumat | 14/08/2020 21.55 WIB
Selain Anak Waka Komisi I, Ternyata Adik Kandung Legislator Gerindra juga Lolos KPID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Bandarlampung – Hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon anggota KPID Lampung masa jabatan 2020-2023 sudah diserahkan ke meja pimpinan DPRD Lampung.

Baca: Anak Anggota Komisi I Lolos KPID, Ketua DPRD: Pimpinan Belum Memutuskan

Dari 21 nama calon anggota KPID yang mengikuti fit and proper test, Komisi I DPRD Lampung menetapkan tujuh nama peringkat teratas.

Selain Nisa’ul Fithri Mardani Shihab yang notabene anak Wakil Ketua (Waka) Komisi I DPRD Lampung Madani Umar, adik kandung anggota Komisi I Mirzalie, Resyi Saputra, juga lolos seleksi KPID.

Lolosnya anak dan adik kandung legislator di Komisi I itu mengundang beragam pertanyaan.

“Mau tanya dong. Kali aja ada yang bisa jawab. Kabarnya ada mantan dewan ya yang lolos 21 besar? (Yang lolos) Ada anak dewan Komisi I juga ternyata,” ujar salah seorang peserta dalam percakapan WhatsApp Group yang diterima Rilislampung, Jumat (14/8/2020).

Sejumlah peserta juga meragukan pelaksanaan seleksi calon anggota KPID yang dinilai tidak transparan dan sarat titipan.

“Termasuk nilai juga harus ditampilkan supaya transparan dan akuntabel,” ujar peserta lainnya.

Gak jelas parameternya. Semua kental aroma titipan. Kenapa juga pakai 21 besar. Kenapa ga langsung aja 7 org,” timpal peserta lainnya.

Ketika dikonfirmasi, anggota Komisi I DPRD Lampung Mirzalie melalui pesan singkat berbasis aplikasi WhatsApp pada pukul 09.59 WIB tidak dibalas.

Rilislampung kemudian mencoba menghubungi kembali ke nomor telepon miliknya yakni 0811729XXXX. Namun, legislator dari Gerindra itu tak juga merespons meski ponselnya aktif.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Lampung Mardani Umar juga tidak merespons ketika Rilislampung menghubungi ponselnya 081179XXXX. Padahal, ponselnya dalam keadaan aktif.

Rilislampung kemudian mencoba menghubungi Ketua Komisi I DPRD Lampung Yozi Rizal untuk mempertanyakan hal tersebut melalui ponselnya, tapi tak juga direspons.

Pesan singkat berbasis aplikasi WhatsApp yang dikirimkan Rilislampung juga tak juga dibalas, meski centang dua.

Sebelumnya, Yozi Rizal menyatakan hasil fit and proper test sudah diserahkan kepada pimpinan dewan.

"Rekrutmen KPID sudah melalui FPT (fit and proper test), sudah pula diplenokan dan memutuskan peringkat tujuh besar serta peringkat seterusnya," katanya.

Yozi menyatakan Komisi I sudah melaporkan hasil pleno kepada pimpinan DPRD Lampung.

"Komisi I sudah melaporkan pada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti ke Gubernur guna di-SK-kan," ujarnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID