Senin Depan, BK Periksa Barlian Terkait Money Politics Arinal-Nunik

Senin | 16/07/2018 18.35 WIB
Senin Depan, BK Periksa Barlian Terkait Money Politics Arinal-Nunik
Anggota DPRD Bandarlampung, Barlian Mansyur. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Syaiful Amri

RILIS.ID, Bandarlampung – Anggota DPRD Kota Bandarlampung Barlian Mansyur tengah disorot karena pernyataannya terkait money politics di Pilgub Lampung. Salah satu yang membidiknya adalah Badan Kehormatan (BK).

Legislator berjuluk Singa Tua ini harus berhadapan dengan BK DPRD Kota Bandarlampung pada Senin (23/7/2018). (Baca juga: Batal Jadi Saksi Money Politics, Barlian Malah Buka-Bukaan Lewat Video)

Pemanggilan BK ini untuk mengklarifikasi pernyataan Barlian tentang money politics pasangan calon nomor urut 3 Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik).

"Sebenarnya kita ingin panggil sesegera mungkin, namun terbentur dengan jadwal Banmus yang sudah terjadwal. Besok itu pemilihan kerja badan anggaran, jadi ada beberapa anggota badan kehormatan yang yang juga anggota badan anggaran yang berangkat. Mungkin setelah pulang kembali baru kita panggil. Kalau kita pulang Jumat, berarti Senin kita panggil," kata Ketua BK Agusman Arief kepada rilislampung.id, Senin (16/7/2018).

Agusman juga terkejut dengan beredarnya video pengakuan Barlian terkait kronologis money politic yang dilakukan Arinal-Nunik.

“Tadinya kan kita diminta komentar terkait apa yang Barlian sebutkan pada konferensi press terhadap awak media, tapi ternyata ada lagi, ada video yang saya lihat dari teman-teman media. Saya agak kaget nih, artinya sudah gamblang. Tentu dengan gamblangnya dia bercerita seperti itu sudah tidak layak dipertontonkan oleh seorang wakil rakyat," ungkapnya.

Agusman juga mengaku kesulitan untuk menghubungi politisi Golkar tersebut. Ia selalu gagal menelpon telepon genggam Barlian.

"(Barlian) Beliau tidak bisa dihubungi, handphonenya off. Belum ada keterangan kapan akan masuk. Begitu handphonenya on langsung kita kirimkan undangan pemanggilan,” tandasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID