Sepakat! Mahasiswa dan DPRD Metro Tolak UU Ciptaker
Haris Riyanto
Senin | 12/10/2020 20.06 WIB
Sepakat! Mahasiswa dan DPRD Metro Tolak UU Ciptaker
Aksi menolak UU Ciptaker di Kota Metro. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Haris

RILIS.ID, Metro – Mahasiswa yang tergabung dalam HMI Metro menggelar aksi menolak Undang- Undang Cipta kerja (UU Ciptaker) di gedung DPRD setempat, Senin (12/10/2020).

Sempat terjadi salah paham hingga berujung aksi saling dorong antara mahasiswa dengan pihak kepolisan. Terlihat beberapa mahasiswa membakar ban bekas.

Ketua HMI Cabang Metro, Idham, meminta anggota DPRD Metro mendukung bersama rakyat untuk bersama menolak UU Ciptaker yang sudah disahkan DPR RI.

"Hadirnya Mahasiswa di gedung DPRD Kota Metro menyampaikan aspirasi pemuda dan rakyat, menolak UU Ciptaker,” tandasnya.

Terpisah, Koordinator aksi PMII Metro, Febri Wahyu Saputra, menyatakan pihaknya tegas menolak UU Ciptaker karena tidak berpihak pada masyarakat Indonesia. 

"Kami mendesak DPR RI dan pemerintah pusat mencabut UU yang telah disahkan," ungkapnya saat dialog bersama DPRD.

Selain itu, pihaknya meminta DPRD menyampaikan surat kesepakatan yang ditandatangani bersama PMII ke DPR dan presiden.

"Kami akan mengawal sepenuhnya dari tuntutan hingga realisasi," ungkapnya.

Sementara, Ketua DPRD Metro, Tondi Nasution, menegaskan DPRD Metro mengambil sikap tidak mendukung UU Ciptaker alias omnibus law.

”Surat pernyataan DPRD Metro menolak UU Ciptaker sudah dipaparkan dalam bentuk tulisan dan dicap basah oleh saya,” paparnya.

"Surat tuntutan nantinya akan ditindak lanjut dan akan di tujukan kepada  Dewan Perwakilan Rakyat Republik dan pemerintah Republik Indonesia," paparnya.

Menanggapi insiden saling dorong, Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati meminta semua saling memaafkan.

”Baik dari mahasiswa dan kepolisian tidak ada dendam. Sekadar dinamika dalam tugas," pungkasnya. (*)

 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID