Setelah Jagung, Ulat Grayak Serang 630 Ha Padi di Lamsel - RILIS.ID
Setelah Jagung, Ulat Grayak Serang 630 Ha Padi di Lamsel
Agus Pamintaher
Senin | 20/01/2020 08.54 WIB
Setelah Jagung, Ulat Grayak Serang 630 Ha Padi di Lamsel
ILUSTRASI: HEAD TOPICS

RILIS.ID, Lampung Selatan – Setelah sebelumnya menyerang tanaman jagung, hama ulat grayak kini kembali menyerang tanaman padi di Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji.

Tak tanggung-tanggung, tanaman yang menjadi korban ulat ganas ini jumlahnya mencapai 630 hektare.

Made Bawe (42), petani setempat mengatakan, jika tanamannya terserang hama ulat grayak. Tanaman padi yang ditaman umur 23 hari sejak 10 hari terakhir telah diserang ulat.

Untuk mengatasi hama tersebut, petani petani harus secara intensif melakukan penyemprotan insektisida pada tanamannya.

“Sudah dua kali ini saya semprot tanaman agar ulat mati, tetapi masih saja banyak ulat yang menyerang tanaman. Ulat yang tidak mati, membuat daun pada tanaman seperti menggulung dan baru baru menjadi kepompong,” kata Made Bawe, Minggu (19/1/2020).

Hal senada dikatakan Ketut Seneng (45). Menurutnya, awal mulanya ulat grayak menyerang tanaman jagung saat tanaman masih berusia muda.

Kini, ia dan petani lainnya harus berjuang menyelamatkan tanaman padi dari serangan ulat yang sama.

“Sudah hampir setiap musim tanam kami selalu bergelut untuk mengatasi serangan ulat grayak. Kalau ini tidak segera diatasi, bisa dipastikan tanaman kami akan mengalami kerusakan. Kami berharap ini ada solusinya agar hasil tanam kami tidak berkurang,” harapnya.

Ketua Gapoktan Duta Tani Makmur Wayan Yase membenarkan tanaman padi milik anggotanya diserang hama ulat grayak.

“Serangan ulat grayak memang luar biasa untuk tahun ini dan lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika dihitung luasan yang terkena ulat grayak untuk tanaman jagung dan padi jumlahnya di atas 850 hektare untuk di Balinuraga,” ujar Wayan Yase. (*)

 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID