Sidang Kasus Black Campaign, Joni Fadli Sebut Jimi sebagai Pembuat Naskah

Kamis | 07/06/2018 19.23 WIB
Sidang Kasus Black Campaign, Joni Fadli Sebut Jimi sebagai Pembuat Naskah
Joni Padli dihadirkan jaksa penuntut umum sebagai saksi fakta dalam sidang lanjutan kasus black campaign terhadap pasangan calon nomor urut 1 Ridho-Bachtiar di Pengadilan Negeri Sukadana, Kamis (7/6/2018). FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Lampung Timur – Joni Fadli menyebut Jimi sebagai pembuat naskah ujaran kebencian terhadap pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Ridho-Bachtiar yang disebarkan oleh Isnan Cs beberapa waktu lalu.

“Saya mendapatkan selebaran itu dari Jimi,” ujar Joni Fadli saat bersaksi dalam sidang lanjutan kasus black campaign terhadap pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Ridho-Bachtiar di Pengadilan Negeri Sukadana, Lampung Timur, Kamis (7/6/2018).

Dia mengaku pertama kali bertemu dengan Jimi saat acara debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur yang kedua di Hotel Novotel, Bandarlampung beberapa waktu lalu. (Baca: 3 Tersangka Black Campaign Cagub Ridho Segera Disidang)

“Saya baru pertama kali bertemu dengan Jimi di Novotel. (Jimi) Dia menghampiri saya karena dia tahu kalau saya fokus menangani permasalahan Sinta Melyati,” akunya.

Menurutnya, Jimi mendatangi indekosnya di wilayah Bandarlampung dengan membawa tiga kardus menggunakan mobil.

“Berhubung saya tidak punya mobil, maka saya bersama Jimi pergi ke rumah Isnan di Metro, sampai di rumah Isnan saya turun dan berbincang dengannya, lalu kita berdua mengangkat kardus tersebut ke dalam rumah, kalau Jimi nunggu di mobil,” katanya.

Saat majelis hakim menanyakan kepada Joni Fadli terkait keterlibatan dalam pembuatan selebaran tersebut, ia membantah.

“Kalau pembuatannya saya tidak tahu, yang buat Jimi, saya hanya terima jadinya saja,” tuturnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID