Sikap Ramah Keluarga Wahono Hilang Sejak Tiga Bulan Terakhir

Sabtu | 14/07/2018 16.56 WIB
Sikap Ramah Keluarga Wahono Hilang Sejak Tiga Bulan Terakhir
Suasana rumah kontrakan terduga teroris yang sepi aktivitas, Sabtu (14/7/2018). FOTO: El Shinta/RILISLAMPUNG.ID 

RILIS.ID, Lampung Selatan – Terduga teroris Wahono (35) beserta anak dan istrinya warga Jalan Ratu Dibalau Gang Rajawali RT 18 RW 07, Desa Wayhui, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan, mulai tertutup dengan warga sejak tiga bulan terakhir. 

Dari pantauan rilislampung.id di rumah kontarakan, pintu rumah tertutup rapat, hanya ada beberapa helai pakaian yang dijemur di pagar rumah. 

Meriyanti (30), anak dari pemilik kontrakan yang dihuni oleh keluarga Wahono mengaku, keluarga tersebut cukup terbuka. Tidak ada sama sekali tanda-tanda mencurigakan. 

”Terhitung sudah 14 bulan ngontrak di sini,” terang Meriyanti, Jumat (14/7/2018). 

Wahono, sambung Yanti, bekerja di salah satu bengkel yang berada di Kemiling. 

”Kalau nama aslinya saya enggak tahu. Mereka biasa menyebut Abi dan Umi saja. Orangnya ramah kok, tapi itu dulu,” ungkapnya. 

Selain terbuka dengan tetangga, Wahono juga sempat ngajar ngaji anak-anak kampung. 

”Orangnya juga rajin. Ngak aneh-aneh. Dia (Wahono-red) juga cukup disegani. Maklum guru ngaji,” terangnya. 

Keramahan istri Wahono menghilang sejak tiga bulan terakhir, digantikan sikap tertutup.  

”Tiga bulan terakhir itu nggak pernah keluar rumah lagi, kami juga sempat heran kenapa,” imbuhnya.   

Kedatang sejumlah polisi, sembung Yanti jelas mengagetkan tetangga. 

”Ya enggak nyangka saja. Apalagi suaminya nggak pernah kelihatan, pagi pergi pulangnya malam,” ujar Yanti. 

Ditambahkan, istri Wahono juga memiliki kebiasaan yang cukup aneh. Warga sekitar tidak ada yang pernah diperbolehkan masuk ke dalam rumah kontrakannya. 

”Nah kalau ibu saya mau menagih uang kontrakan, hanya dibukakan sedikit saja pintu rumahnya. Enggak dibolehkan masuk. Anaknya saja, kalau main keluar rumah langsung dipanggil, disuruh pulang,” pungkas Yanti. (*)

 

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID