Siswa SMAN 1 Metro Korban Bus Maut, Sebelum Meninggal Rajin Menanam Bunga - RILIS.ID
Siswa SMAN 1 Metro Korban Bus Maut, Sebelum Meninggal Rajin Menanam Bunga
Haris Riyanto
Kamis | 02/07/2020 18.01 WIB
Siswa SMAN 1 Metro Korban Bus Maut, Sebelum Meninggal Rajin Menanam Bunga
Wisnu Heli Andoko. Foto: Rilis Lampung/Haris Riyanto

RILIS.ID, METRO – Pemakaman Heldany Bintang Alwinsyah (17) yang meninggal akibat Bus PO. Permata Hati BE 2694 GG masuk jurang di jalan umum Dusun Minang Rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan, diwarnai duka mendalam pihak keluarga.

Korban merupakan siswa Kelas 11 IPA 5 SMAN 1 Kota Metro. Sedangkan orangtuanya tercatat sebagai warga Desa Wonosari Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).

Baca: Bus Masuk Jurang Renggut Nyawa Siswa SMAN 1 Metro 

Wisnu Heli Andoko, ayah korban yang juga guru Matematika SMAN 1 Metro mengatakan, anak ketiga dari dua saudara itu kegiatan sehari-hari setelah sekolah diliburkan karena Covid-19, banyak melakukan kegiatan bercocok tanam bunga di rumah.

Karena merasa bosan di rumah, korban meminta izin agar diberikan pergi dengan teman satu kelompok futsalnya untuk berlibur salah satu pantai di Lampung Selatan.

"Dari anak kami izin mau pergi dengan teman-temanya itu kita sudah merasa tidak enak, mau tidak diperbolehkan juga kasihan akhirnya saya izinkan," paparnya.

Sebelum dua hari kejadian itu di tempat salat ada ular kobra kecil. Itu juga tidak tau apa isyarat apa itu, dikarenakan kurang percaya juga dengan hal semacam begitu.

"Pertama mendapatkan kabar duka itu dari orang yang tidak dikenal. Dia bilang anak kami kecelakan, namun ibunya tidak percaya, sekarang banyak penipuan model begitu, setelah melakukan videocall dan kami yakin bener anak kami, dengan adanya kabar itu  meminta tolong dengan keluarga yang berada di Lampung selatan untuk melihatnya secara langsung," ujarnya

Lebih lanjut, korban dijemput pihak keluararga sekitar bada Magrib pada Rabu (1/7/2020) dengan mobil ambulans dan dimakamkan di tempat pemakaman umum sekitar pukul 09.08 Wib, Kamis (2/7/2020). 

Sebelumnya, Ketua Musryawarah Kerja Kepala Sekolah MKKS SMA Kota Metro, Suparni menyampaikan, bahwa pihaknya baru mendapat informasi telah terjadi kecelakaan yang menimpa siswa sekolah SMAN 5 dan sekolah negeri lainya.

"Sedang kita telusuri kebenaran informasi itu. Tapi sudah mendapat kabar. Namun belum bisa menyimpulkan peristiwa tersebut. Masih dicari tahu dulu kebenaranya," ujarnya, Rabu (1/7/2020).

Ia menambahkan, rombangon yang sedang yang terjadi lakalantas tersebut bukan kegiatan sekolah.

"Mungkin mereka sedang liburan. Namun informasi masih saya telusuri," ujarnya. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID