SMA Xaverius Perketat Keamanan, Polisi Jaga SMP Fransiskus - RILIS.ID
SMA Xaverius Perketat Keamanan, Polisi Jaga SMP Fransiskus

Senin | 14/05/2018 14.39 WIB
SMA Xaverius Perketat Keamanan, Polisi Jaga SMP Fransiskus
Kepala SMA Xaverius, F. Joko Winarno. FOTO RILISLAMPUNG.ID/ Bayumi Adinata 

RILIS.ID, Bandarlampung – Efek bom di Surabaya dan Sidoarjo terasa hingga Provinsi Lampung. Meski tidak sampai meliburkan siswanya, sekolah-sekolah pun meningkatkan kewaspadaan.  

SMA Xaverius di Jl. Cendana No. 31, Rawalaut, Pahoman, Bandarlampung, misalnya. Mereka berkoordinasi dengan dengan Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas).

Penjagaan juga diperketat. Jika tadinya pintu gerbang selalu terbuka, tapi per Senin (14/5/2018), diberlakukan sistem buka-tutup.

"Ya, security kita perintahkan memperketat penjagaan. Hanya yang berkepentingan yang boleh masuk, setelah itu gerbang kita tutup lagi,” jelas Kepala SMA Xaverius,  F. Joko Winarno.

Joko dalam kesempatan itu mengutuk keras pelaku pengeboman. Pihaknya juga mengajak seluruh siswa berdoa agar korban bom diterima amal ibadahnya dan pihak keluarga diberi ketabahan.

”Dan, semoga Tuhan selalu memberi keberkahan agar tidak ada lagi teror serupa di seluruh wilayah Indonesia,” harapnya.

Wali murid SMA Xaverius, Oktarina (38), warga Telukbetung Utara menyatakan keprihatinannya. Dia meminta pemerintah segera memberlakukan UU Terorisme.

Menurut security SD dan SMP Fransiskus di Jalan Teuku Umar, Bandarlampung, Hery Marbun menceritakan polisi berpakaian sipil Senin pagi turun untuk menjaga sekolah.

”Beberapa orang polisi berpakaian preman ikut menjaga di sini, Mas. Yang jelas, kami mengutuk aksi pengeboman ini,” singkatnya.

Yohana Kristiani, wali murid SMA Fransiskus di Jalan Bumimanti, Kampung Baru, Kedaton, Bandarlampung mengatakan hal sama.

"Kemarin (Minggu, 13/5/2018, Red), kami sekeluarga di gereja melakukan doa bersama atas korban bom bunuh diri di gereja Surabaya.  Semoga Tuhan selalu melindungi mereka," tukasnya. (*)

 

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID