Soroti Zona Merah Covid-19 Bandarlampung, Arinal Rekomendasikan Ini kepada Pemkot
lampung@rilis.id
Senin | 26/10/2020 20.53 WIB
Soroti Zona Merah Covid-19 Bandarlampung, Arinal Rekomendasikan Ini kepada Pemkot
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Peraturan Gubernur Lampung Nomor 45 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Senin (26/10/2020)./FOTO BIRO ADPIM PEMPROV LAMPUNG

RILIS.ID, BANDARLAMPUNG – GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi menggelar Sosialisasi Peraturan Gubernur Lampung Nomor 45 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Senin (26/10/2020).

Kegiatan itu juga sekaligus merupakan Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung. Sosialiasi dan Rakor ini dihadiri para Bupati/Walikota, Forkopimda, KPU, Bawaslu, instasi terkait, akademisi, tokoh agama, pengusaha dan insan pers.

Pada kesempatan itu, Arinal sempat menyampaikan rekomendasi kepada Pemkot Bandarlampung yang masuk dalam zona merah.

Arinal meminta untuk dilakukannya pelibatan lintas sektor antara Satgas di kecamatan maupun kelurahan. Termasuk juga relawan untuk membantu.

”Lakukan tracing atau pelacakan kasus yang cepat dan massif sehingga cepat dilakukan isolasi. Puskesmas juga harus memantau dan mendata pendatang, usia lanjut dan orang yang memiliki penyakit penyerta,” pintanya.

Arinal juga meminta pemkot memantau kasus positif tanpa gejala atau kontak erat yang sedang di isolasi dengan menjamin kebutuhan pokoknya selama isolasi sehingga tidak keluar dari rumah.

Selain itu, Puskesmas di Bandarlampung juga dimintanya melakukan edukasi penerapan protokol kesehatan dengan massif.

”Termasuk membentuk tim pendisiplinan protokol kesehatan dengan memberikan sanksi yang tegas pada pelanggar dan meminimalisir kegiatan keramaian,” katanya lagi.

Arinal juga menekankan kepada Pemkot Bandarlampung meningkatkan sistem kesehatan dalam antisipasi peningkatan kasus.

”Dengan mempercepat testing dan melakukan skrining pada populasi beresiko serta penambahan ruang isolasi di RSUD,” ucapnya.

Selain merekomendasikan pengananan Covid-19 di Bandarlampung, Arinal juga meminta kabupaten/kota untuk tidak berhenti dalam upaya menegakkan kedisiplinan kepada masyarakat dalam rangka melaksanakan protokol kesehatan.

”Kita berharap semua daerah di Lampung ini terjaga. Mari kita semua menerapkan protokol kesehatan, lakukan sosialisasi bersama-sama TNI/Polri, Satpol PP karena kesadaran melaksanakan protokol kesehatan sangat penting dan wajib hukumnya,” tegasnya.

Termasuk juga, terus dia, peran insan pers untuk bergerak bersama melakukan pemberitaan yang membangun untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

”Rakyat harus tenang, mari kita turun bersama termasuk media pers karena rakyat membutuhkan pertolongan. Bangun Lampung supaya masyarakatnya aman dan nyaman serta tidak ada kekhawatiran,” ajaknya.

Arinal juga sempat mengapresiasi Kabupaten Mesuji yang menurutnya telah menjaga wilayahnya dengan baik sehingga kembali ke zona hijau.

Ia menilai Mesuji melakukan penanggulangan Covid-19 dengan baik, yang terlihat dari tracing maksimal dan testing cepat serta melakukan imbauan penerapan protokol kesehatan secara massif.

”Termasuk setiap rapid tes reaktif langsung cepat dilakukan swab. Puskesmas dan Satgas kecamatan/desa juga memantau pendatang yang masuk termasuk Pekerja Migran Indonesia dan memantau kasus yang diisolasi,” paparnya.

Selain itu, Arinal juga menyoroti upaya antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang dengan pengetatan pintu masuk Lampung baik melalui darat, laut maupun udara.

Seperti untuk jalur darat, yakni pengetatan terhadap pintu tol serta kabupaten yang berbatasan dengan wilayah dengan kasus tinggi.

”Pengetatan untuk jalur laut terhadap Pelabuhan Bakauheni, Panjang dan Kota Agung serta untuk jalur udara yakni pada Bandara Radin Inten II dan Bandara di Pesisir Barat,” katanya.

Selain itu, juga terhadap pengawasan protokol kesehatan pada tempat-tempat wisata seperti hotel, mall, tempat hiburan dan lain lain, khususnya wisata pantai.

Termasuk mengurangi izin keramaian yang potensi mengumpulkan orang seperti pesta dengan hiburan musik.

”Saya mengimbau ASN dan masyarakat untuk tetap di rumah saja dan tidak melakukan perjalanan ke wilayah dengan kasus tinggi atau mudik/pulang kampung,” imbaunya.

Untuk itu, Arinal mengajak semua pemangku kepentingan terus melakukan koordinasi dan membantu Bandarlampung keluar dari zona merah.

”Karena Provinsi Lampung terbaik dalam penanganan Covid-19, jangan sampai menjadi tidak baik karena kita terlena,” pungkasnya.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID