Staf Satu Bidang Diskominfo Lambar Positif Corona? Ini Faktanya - RILIS.ID
Staf Satu Bidang Diskominfo Lambar Positif Corona? Ini Faktanya
Ari Gunawan
Kamis | 21/05/2020 20.28 WIB
Staf Satu Bidang Diskominfo Lambar Positif Corona? Ini Faktanya
Juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Lambar Paijo. Foto: Rilis Lampung/Ari Gunawan

RILIS.ID, Lampung Barat – Heboh sebuah pesan berantai di WhastApp group yang menyebut staf satu bidang di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) positif Coronavirus disaese 2019 (Covid-19) berdasarkan rapid tes (tes cepat).

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Lambar Paijo yang juga selaku juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat, membantah isu yang tengah beredar tersebut. Dia menegaskan itu hoaks.

Dikatakan Paijo, tidak seluruhnya kabar yang beredar melalui pesan whatsapp tersebut benar. Hanya ada satu orang pengawai di Diskominfo yang reaktif berdasarkan hasil rapid test.

"Awalnya dari hasil tracing dari pasien yang dirujuk ke RS Wardiwaluyo. Dimana, berdasarkan informasi dari provinsi pasien tersebut positif. Lalu kita telusuri siapa saja yang kontak dengan pasien sebelum dirujuk ke Metro," kata Paijo saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (21/5/2020).

Berdasarkan rapid test terhadap seluruh pegawai Rumah Sakit Alimudin Umar terdapat dua orang reaktif (Positif). Dimana, kedua orang tersebut berjenis kelamin perempuan.

"Kita lakukan rapid tes kepada pegawai RSUD Alimudin Umar yang kontak langsung dengan pasien. Hasilnya dua orang reaktif berdasarkan rapid tes," beber Paijo.

Selanjutnya, gugus tugas melakukan tracing kepada keluarga petugas rumah sakit tersebut. Haslinya, diketahui suami kedua pegawai juga reaktif berdasarkan rapid test.

"Nah salah satu suami pegawai ini bertugas di Diskominfo Lambar. Meski diketahui petugas tersebut aktif berinteraksi dengan sesama petugas dan beberapa awak media," ujarnya.

"Kita sudah lakukan rapid tes terhadap seluruh petugas di salah satu bidang di Dinas Kominfo, hasilnya non reaktif (negatif)," tambahnya.

"Kita juga telah memanggil kurang lebih lima orang wartawan yang disebut sering kontak dengannya. Cuman belum tiba," sambungnya.

Lebih jauh Paijo memaparkan, terdapat enam orang reaktif berdasarkan hasil dari rapid tes di Lambar. Yakni, dua petugas RS Alimudin Umar, dua orang suami beserta satu bayi dari salah satu petugas.

"Dan satu orang pegawai di Pemkab Lambar. Namun untuk satu orang tersebut, disebut berbeda klaster dari lima orang di atas." papar Paijo.

"Keseluruhannya, enam orang yang reaktif. Salah satunya bayi dari salah satu pegawai di RSUD Alimudin Umar, satu lagi dari pegawai pemkab tapi beda klaster," sambung Paijo.

Dijelaskannya, seluruh orang yang hasil rapid tesnya reaktif akan menjalakan isolasi sesuai protokol kesehatan Covid-19.

"Kita juga sudah ambil swab ke enam orang itu dan telah dikirim ke Menggala, Tulangbawang. Kita menunggu hasilnya. Karena hasil rapid tes atau tes cepat diakui memang terpapar virus di tubuh pasien, namun belum tentu itu virus corona. Untuk semua yang reaktif juga akan melakukan isolasi," tutup Paijo. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID