Suket Bebas Covid-19, TKI Asal Lambar Sempat Tunda Pemberangkatan - RILIS.ID
Suket Bebas Covid-19, TKI Asal Lambar Sempat Tunda Pemberangkatan
Ari Gunawan
Selasa | 30/06/2020 16.01 WIB
Suket Bebas Covid-19, TKI Asal Lambar Sempat Tunda Pemberangkatan
TKI asal Lambar mendatangi Dinas Kesehatan setempat untuk meminta Surat Keterangan bebas Covid-19, Selasa (30/6/2020). Foto: RILIS LAMPUNG/Ari Gunawan

RILIS.ID, LAMPUNG BARAT – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal kabupaten Lampung Barat (Lambar) mulai bertolak keluar negeri. Setelah dipulangkan beberapa bulan yang lalu karena merebaknya virus Corona atau Covid-19.

Hal itu diketahui saat TKI asal Lambar mendatangi Dinas Kesehatan setempat untuk meminta Surat Keterangan (Suket) bebas Covid-19, Selasa (30/6/2020).

Diwawancarai ketika sedang mengantri saat akan meminta suket bebas Covid-19, Watmiyatun yang merupakan warga kecamatan Suoh, Lambar, mengaku bahwa dirinya akan melakukan perjalanan udara dengan tujuan Singapura sehingga diwajibkan membuat suket bebas Covid-19.

Watmiyatun mengaku, sebelumnya pernah membuat suket bebas Covid-19 akan tetapi karena waktu itu belum diperbolehkan masuk ke Singapura dan harus membayar sebanyak 2.000 Dolar Singapura sehingga dirinya menunda pemberangkatannya.

"Bulan lalu saya sudah buat suket bebas Covid-19 namun karena batal berangkat suket tersebut kadaluarsa, karena memang masa berlakunya hanya berlaku selama tiga hari, makanya hari ini saya kembali lagi kesini," ungkap Watmiyatun sembari menunggu antrian.

Waktu itu juga lanjut Watmiyatun, selain harus bayar 2.000 dolar Singapura kami juga tidak bisa langsung bekerja, karena harus dilakukan karantina terlebih dahulu selama 14 hari dan setelah itu baru diperbolehkan bekerja.

"Jadi kalau sekarang selain bisa langsung bekerja kita juga tidak dimintai pembayaran 2.000 dolar tersebut, karena kalau dirupiahkan uang pembayaran tersebut banyak juga. Nanti rencananya saya akan transit di Jakarta dan Batam, setelah itu baru ke singapura," Jelas Watmiyatun. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID