Sunday Street Jamming 5, Lebarannya Anak Muralist

Minggu | 19/08/2018 16.05 WIB
Sunday Street Jamming 5, Lebarannya Anak Muralist
Para muralist menggambar kanvas kosong berupa tembok sepanjang 800 meter di Kampung Baru, Minggu (19/8/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Sunday Street Jamming kembali digelar. Di session 5 kali ini, Mural Jamming berkolaborasi bersama 43 muralist --sebutan seniman mural, untuk mewarna-warnikan tembok di Jalan Bumi Manti II, Kampung Baru, Minggu (19/8/2018).

Sekitar 800 meter tembok yang sebagian dicat dasar biru langit, disulap berbagai macam gambar dan tulisan bak pelangi. Masing-masing muralist menggambar sesuai karakter dan ide yang disukainya.

Panitia acara Sunday Street Jamming 5, Dedek Rejeki Saputra, mengatakan acara besutan Stencilhouse dan Seagowagow ini berlangsung dua hari, yakni Sabtu-Minggu (18-19/8/2018). 

"Di hari pertama 18 Agustus, kita ada kelas akhir pekan dari Lampung Street Art yang akan mengajarkan basic graffiti font di Gudang Rupa Food and Beverage," kata Dedek di sela-sela kegiatan, Minggu (19/8/2018).

Dia menjelaskan even hari ini menjadi puncak kegiatan. Banyak komunitas visual di Lampung yang ikut bergabung di even kelima tersebut.

”Sesuai tema kita Soul of Expression. Jadi lebih cocok, lebih mengekspresikan yang ada atau yang mereka tekuni di bidangnya," ungkapnya.

Salah satu muralist yang akrab disapa Kutu Bocah, mengungkapkan dirinya merupakan salah satu muralist yang mengikuti kegiatan ini sejak session pertama. Dia berharap kegiatan ini tidak cuma setahun sekali.

"Dari Sunday Street Jamming pertama memang selalu ikut. Ini momen lebarannya anak muralist, karena lintas komunitas yang mengikuti kegiatan ini,” paparnya. (*)

 

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID