Syarif: PKS Kedepankan Caleg Jaga Muruah Partai dan Personality

Rabu | 08/08/2018 09.01 WIB
Syarif: PKS Kedepankan Caleg Jaga Muruah Partai dan Personality
Syarif Hidayat. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Segan Simanjuntak

RILIS.ID, Bandarlampung – Kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) tanggal 17 April 2019 tinggal hitungan bulan. Partai politik (Parpol) sudah menyodorkan sederet bakal calon legislatif (Bacaleg) ke KPU. Kini, tinggal menanti penetapan KPU terhadap daftar caleg sementara/tetap (DCS/DCT).

Untuk memenuhi target di kursi legislatif, parpol pun memberikan pembekalan hingga wejangan sebagai modal kepada caleg-calegnya dalam kontestasi itu.

Bagi banyak parpol, modal bagi caleg untuk terpilih sebagai wakil rakyat adalah jualan program. Berbagai program pun meluncur, beribu janji-janji diumbar dan diobral layaknya komoditas dagangan.

Di tengah hingar bingar jualan program itu, ada konsep menarik yang menyeruak. Konsep itu diusung dan diterapkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Menawarkan program sebagai solusi masalah yang dihadapi konstituen dan masyarakat itu memang perlu, tapi tak kalah pentingnya caleg PKS dituntut mampu menjaga muruah atau nama baik partai dan diri atau personality caleg itu sendiri,” terang anggota DPRD Kota Bandarlampung, Syarif Hidayat, dalam acara Rilis Corner di kantor rilislampung.id, Senin (6/8/2018) sore.

Syarif yang kini kembali dipercaya sebagai Caleg DPRD Provinsi Lampung Dapil 1 Kota Bandarlampung mengatakan, dengan konsep itu maka caleg PKS diharuskan senantiasa menjaga nama baik partai dalam menjalin komunikasi atau pergaulan dengan berbagai pihak, mulai parpol lainnya, pemerintah, konstituen dan masyarakat .

Syarif yang menjadi anggota DPRD kota selama dua peridoe masa bakti 2004-2009 dan 2014-2019 ini menyatakan, Caleg PKS harus mampu menjabarkan dan membuktikan bahwa partai ini sesuai dengan tagline nya yakni Peduli, Bersih dan Profesional.

“Secara personality, caleg PKS harus mampu menjaga nama baik dirinya dalam menjalani kehidupan bermasyarakat,” ujar pria asli Betawi, kelahiran Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada 10 Oktober 1970 ini.

(baca juga: Blak-Blakan ala Syarif soal PKS, Mustafa, dan Rp6 Miliar)

Dengan konsep itu, Syarif optimistis masyarakat akan bisa menilai caleg partai mana yang memang selayaknya dipilih mewakil rakyat di legislatif. Bukan yang sekadar umbar dan obral janji, tapi lebih pada personality.

“Insyaallah target PKS pada Pileg 2019 yakni 2 kursi DPRD Provinsi Lampung dan 10 kursi DPRD Kota Bandarlampung bisa terpenuhi,” harap Syarif. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID