Tak Henti Berkarya, Kakanwil Kemenag hingga 'Penyair Kelana' Sebut Isbedy Produktif - RILIS.ID
Tak Henti Berkarya, Kakanwil Kemenag hingga 'Penyair Kelana' Sebut Isbedy Produktif
lampung@rilis.id
Kamis | 25/06/2020 12.49 WIB
Tak Henti Berkarya, Kakanwil Kemenag hingga 'Penyair Kelana' Sebut Isbedy Produktif
Plt. Kakanwil Kemenag Lampung Wasril Purnawan saat membacakan karya Isbedy Stiawan ZS. FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Pelaksana tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Lampung Wasril Purnawan mengatakan Isbedy Stiawan ZS tak pernah berhenti berproses.

Senada diungkapkan Heri Mulyadi. Penyair kelana ini menilai Isbedy adalah salah satu penyair Indonesia yang paling produktif. Kreativitasnya melebihi penyair segenerasinya.

Pernyataan kedua tokoh publik itu disampaikan saat pengambilan audio visual di kanal YouTube Paus Sastra Lampung, Rabu (24/6/2020).

Arief Mulyadin dari Djadin Production mengatakan Wasril Purnawan dan Heri Mulyadi membacakan dua puisi karya pengampu Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS.

"Keduanya memilih dari karya-karya penyair berjuluk Paus Sastra Lampung," kata Mulyadin dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2020).

Sementara Wasril Purnawan mengaku mengenal Isbedy sudah lama lewat karya-karyanya, cerpen, puisi, dan esai. Dan semakin dekat saat di Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Lampung.

"Saya mulai mengenal Isbedy. Sastrawan Lampung ini menurut saya tak pernah henti berproses. Proses kreatifnya patut dihargai," ucapnya.

Heri Mulyadi juga mengakui bahwa Indonesia sampai saat ini tidak terlalu banyak memiliki penyair senior yang terus berkarya dan tak pernah berhenti berkarya.

"Isbedy salah satu penyair Indonesia paling produktif dewasa ini," kata Heri, yang dijuluki penyair kelana oleh Aspar Paturusi.

Heri mencontohkan produktivitas tersebut dari laman Facebook penyair berkhas topi dan berambut panjang itu.

Masih kata Heri, puisi-puisi itu sebagian belum diberi judul. Sebagian lain mungkin masih akan dimatangkan lagi pada kesempatan berikutnya sehingga betul-betul menjadi karya apik dan otentik saat dibukukan.

"Namun itu tidak mengurangi bukti produktivitas seorang Isbedy," ucapnya.

Dikatakannya, nama Isbedy sudah sejak lama berseliweran dalam belantara dunia kepenyairan di Tanah Air.

Belakangan bahkan mulai merambah ke dunia internasional setelah sukses menghelat Tegal Mas Island Poetry Festival 2020.

Menurutnya, provinsi ini amat beruntung memiliki penyair berjuluk Paus Sastra Lampung tersebut.

"Tidak hanya terus melahirkan karya berupa cerpen dan puisi, Isbedy dengan tangan dingin dan sentuhan khasnya, telah cukup banyak melahirkan penyair-penyair muda berbakat yang dibina dan asuh di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS, tak urung saya sendiri,” ungkapnya.

 

"Saya merasa amat terbantu dengan dukungan dan bimbingan beliau dalam mematangkan karya-karya sastra yang saya hasilkan, khususnya puisi. Tiga buah buku antologi puisi tunggal yang telah saya terbitkan hingga saat ini, semua berhasil diluncurkan tak lain atas dorongan, dan kontribusi beliau," sambung Heri.

Isbedy juga, menurutnya, terus memotivasi dirinya untuk terus berkarya dan berkarya, secara langsung atau tidak.

“Prestasi Isbedy di dunia kepenyairan tidak kita ragukan lagi. Karya-karyanya yang begitu bejibun, dan seringnya beliau memenangkan lomba-lomba cipta puisi bergengsi adalah bukti nyata kualitas seorang Isbedy,” pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID