Tak Terima Tuntutan Lebih Tinggi, Keluarga Terdakwa Tarik Tangan JPU - RILIS.ID
Tak Terima Tuntutan Lebih Tinggi, Keluarga Terdakwa Tarik Tangan JPU

Senin | 30/07/2018 20.41 WIB
Tak Terima Tuntutan Lebih Tinggi, Keluarga Terdakwa Tarik Tangan JPU
Kericuhan usai persidangan di PN Tanjungkarang. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Sidang dengan agenda tuntutan terhadap terdakwa kasus korupsi, Evan Mardiansyah (37) yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Senin (30/7/2018), diwarnai kericuhan. 

Usai persidangan, salah seorang keluarga yang tidak terima terdakwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Askari, selama empat tahun penjara, menarik tangan JPU hingga keluar halaman PN.

"Apa-apaan ini, kenapa Evan yang gak salah tapi malah dituntut tinggi?" kata salah satu keluarga terdakwa sambil menarik tangan Askari yang juga Kasi Pidsus Kejari Lampung Barat tersebut.

Tidak hanya itu. Salah satu awak media yang sedang melakukan peliputan di persidangan juga dilarang mengambil gambar. "Berhenti ya, gak usah ngambil-ngambil gambar ini," kata salah seorang keluarga terdakwa kepada wartawan yang melakukan peliputan.

Keluarga terdakwa mengejar Kasi Pidsus tersebut hingga keluar halaman PN, lantaran tidak terima terdakwa Evan dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair enam bulan kurungan. Serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp643 Juta.

Tuntutan Evan yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu instansi di Pemprov Lampung tersebut lebih tinggi dari terdakwa Arief Usman (berkas terpisah) yang sebelumnya dituntut selama dua tahun penjara dan denda sebesar Rp 50 juta subsidair enam bulan kurungan dalam kasus yang sama. 

Dalam tuntutan tersebut kedua terdakwa dinyatakan bersalah melanggar Pasal 3 UU No.31/1999 Jo UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID