Tangkap Lobster di Perairan CAL, Empat Nelayan Ditangkap - RILIS.ID
Tangkap Lobster di Perairan CAL, Empat Nelayan Ditangkap
Ari Gunawan
Senin | 13/07/2020 20.21 WIB
Tangkap Lobster di Perairan CAL, Empat Nelayan Ditangkap
Aktivitas liar penangkapan lobster di Perairan CAL Pantai Tanjung Cukuh Belimbing, Bangkunat, Pesibar. FOTO: DOKUMEN POLRES LAMBAR

RILIS.ID, Lampung Barat – Empat orang nelayan diamankan karena dugaan melakukan aktivitas liar. Mereka menangkap lobster di Perairan Cagar Alam Laut (CAL) Pantai Tanjung Cukuh Belimbing Kecamatan Bangkunat, Pesisir Barat (Pesibar), Jumat (10/7/2020) sekira pukul 04.00 WIB.

Adalah petugas patroli dari Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) yang memergoki para nelayan itu. TWNC merupakan gabungan dari personel TNI dan Security Graha Artha (SGA). Tim kemudian membawa keempatnya ke Pos Marinir di TWNC.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat (Lambar) AKP Made Silpa Yudiawan mengungkapkan, empat nelayan beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada Polsek Bengkunat.

”Mereka diduga melakukan tindak kejahatan terhadap kekayaan negara yang mengakibatkan perubahan terhadap kawasan suaka alam,” paparnya mewakili Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, Senin (13/7/2020).

Perbuatan keempat nelayan ini bertentangan dengan Pasal 40 Ayat (1) Jo Pasal 19 Ayat (1) UURI No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistem.

Sebagai dasar hukum, anggota TNI AL Kasyono bin Tukijan membuat laporan polisi nomor: LP/B-173/VII/2020/ Polda Lpg/Res Lambar/Sek Kunat tertanggal 12 Juli 2020.

Made Silpa menjelaskan, pada Kamis (9/7/2020) sekitar pukul 16.00 Wib keempat tersangka berangkat dari Pelabuhan Kota Jawa Kecamatan Bangkunat dengan kapal jukung ”Moga Jaya” menuju perairan CAL. Kemudian 30 jaring untuk menjerat lobster.

Keesokan harinya, mereka mengangkat 20 jaring dengan 52 ekor lobster di dalamnya. Saat itulah, petugas patroli TWNC memergokinya.

Lalu, Minggu (12/7/2020) sekira pukul 11.00, Unit Reskrim Polsek Bengkunat mendapat penyerahan keempat nelayan beserta barang bukti.

Keempat nelayan adalah Heryansyah bin Mat Muzni dan Nazhul bin Bahirin, keduanya warga Pekon Wayharu.

Dua lagi, Warno bin Mulyorejo, warga Pekon Pemerihan dan Asnawi bin Abdul Rohman warga Pekon Way Tias.

Barang bukti yang diamankan kapal jukung, 52 ekor lobster, 30 jaring yang masing-masing berukuran 15 x 1,5 meter. Juga dua senter genggam, satu lampu gantung, satu unit GPS (global positioning system) merek Garmin tipe Etrex 10. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID