Tega, Ayah Bunuh Bayi Kandungnya yang Berusia 41 Hari  
Yulianto
Selasa | 11/08/2020 09.48 WIB
Tega, Ayah Bunuh Bayi Kandungnya yang Berusia 41 Hari  
Tersangka pembunuh bayi kandungnya. Foto: Humas Polres Waykanan

RILIS.ID, Waykanan – Tim Tekab 308 Polres Waykanan meringkus tersangka berinisial KW (20) yang diduga melakukan kekerasan fisik terhadap anak kandungnya hingga meninggal dunia di Talang Neki, Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Senin (10/8/2020). 

Diterangkan Kapolres AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim AKP Devi Sujana, pembunuhan terjadi pada Minggu (9/8/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Saat itu ibu korban sedang membersihkan ikan, kemudian KW mencium anak kandungnya yang masih bayi. Dikarenakan KW sedang merokok, jadi ibu korban menegurnya.

Beberapa waktu kemudian sekitar 1 jam anak tersebut menangis karena dicekik oleh KW sebanyak 2 kali saat berada di kasur.

Melihat kejadian itu, sang ibu langsung mengambil anaknya dan menggendong sambil memberikan ASI.

Namun setelah itu KW mengajak istrinya untuk berhubungan badan. Namun ditolak dengan alasan usia anak baru 41 hari. Sehingga terjadi cek cok antara KW dan istrinya.

KW diduga melakukan kekerasan fisik terhadap anak kandungnya, dari belakang badan yang masih dalam posisi gendongan istrinya.

Tak hanya itu, KW juga memukul istri dan anaknya dari belakang, hingga bagian kepala anaknya kemudian ibu korban berusaha berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan.

Namun di saat itu kaki anaknya ditarik oleh KW, bukannya sadar dan berhenti KW masih memukuli anaknya berulang-ulang.

Ibu korban lalu meletakkan anaknya di lantai dekat dinding rumah sambil menarik TSK dan berteriak "Istighfar kamu". 

Setelah itu ibu korban langsung mengambil anaknya yang sedang menangis tidak lama kemudian anaknya berhenti menangis, dalam keadaan pucat dan dingin napas nya tersendat-sendat sehingga kemudian tidak bernafas lagi. 

Selanjutnya ibu korban keluar rumah lewat pintu belakang melaporkan kejadian yang dialami ke Polres Waykanan. 

Jenazah korban sudah di bawa ke rumah sakit umum daerah ZA Blambangan Umpu untuk dilakukan visum.

Anggota Tekab 308 Polres Way Kanan bersama unit reskrim Polsek Gunung Labuhan, mendapatkan informasi dari masyarakat telah berhasil mengamankan tersangka di rumah orangtuanya di Kecamatan Gunung labuhan Kabupaten Waykanan.

“Tersangka dapat dijerat dengan pasal 76C Jo Pasal 80 ayat 3,4 UU No.17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun dan Pidana ditambah sepertiga dari ketentuan sebagaimana dimaksud apabila yang melakukan penganiayaan tersebut orangtuanya,” tutup Kasat Reskrim.(*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID