Terkuak, Ini Sebab Napi Lapas Rajabasa Gantung Diri

Kamis | 03/05/2018 19.32 WIB
Terkuak, Ini Sebab Napi Lapas Rajabasa Gantung Diri
Paman Kristian Budiantoro, Herman menunjukkan gambar jenazah keponakannya di Lapas Rajabasa, Kamis (3/5/2018) malam. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Herman (48), paman narapidana bernama Kristian Budiantoro, terkejut mendengar keponakannya mengakhiri hidup dengan gantung diri di kamar mandi Blok D 1 di di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I A Bandarlampung atau Lapas Rajabasa, Kamis (3/5/2018) sekira pukul 15.45 WIB.

Saat dibesuk ayahnya pada Jumat (27/4/2018) lalu, napi kasus perampokan itu mengaku sudah tidak nyaman berada di Lapas Rajabasa.

Nah, dari keterangan Bapaknya, korban memang tidak ada keluhan. Namun, (Kristian) dia sempat meminta dipindahkan dari LP Rajabasa karena tidak nyaman lagi," kata warga Kemiling ini kepada Rilislampung.id, Kamis (3/5/2018) malam.

Karenanya, anggota TNI aktif yang bertugas di Lampung Barat, itu meminta polisi mengusut tewasnya keponakannya di Lapas Rajabasa tersebut.

“Sebab kami masih tidak percaya kalau menghabiskan hidupnya dengan cara tragis,” ucapnya.

Rencananya, jenazah Kristian akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk dilakukan Visum et Refertum.

“Semoga dari hasil visum tersebut bisa terungkap, apakah korban meninggal bunuh diri atau tidak. Kalaupun benar, kami sekeluarga ikhlas atas kepergian korban. Namanya ajal tidak bisa kita pungkirin,” ujar Herman. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID