Tiga Pejuang Keluarga Itu Telah Berpulang, Keluarga Sudah Ikhlas
Dwi Des Saputra
Rabu | 27/01/2021 15.22 WIB
Tiga Pejuang Keluarga Itu Telah Berpulang, Keluarga Sudah Ikhlas
Ilustrasi Kalbi Rikardo/Rilislampung.id

RILIS.ID, Lampung Selatan – Sugiono Effendi, Yohanes, dan Pipit Piyono adalah warga Desa Toto Makmur, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang Barat. 

Mereka merupakan 3 orang yang menjadi penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang mengalami musibah setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. 

Ketiga orang itu berangkat ke Pontianak, Kalimantan Barat untuk berjuang mengadu nasib di kota tersebut. Mereka bertekad mengubah nasib perekonomian keluarga menjadi lebih baik.

Namun, nasib berkehendak lain. Pesawat yang mereka tumpangi tersebut hilang kontak sekitar pukul 14.40 WIB di Perairan Kepulauan Seribu.

Setelah Tim DVI dibantu Basarnas, KNKT, SAR dan tim Kopaska mencari korban maskapai tersebut, akhirnya ketiga korban asal Lampung itu berhasil teridentifikasi. 

Sugiono, Yohanes dan Pipit Piyono yang sehari-hari bekerja sebagai petani, memutuskan bekerja sebagai buruh bangunan disana. Dari ketiganya, Sugiono adalah orang yang lebih dahulu bekerja disana.

Azis Abdul (23) adik ipar almarhum Sugiono menjelaskan, “kepulangan kakak ipar saya ke Lampung karena ingin menengok ibunya yang sedang sakit,” ungkap Azis yang ikut menjemput jenazah Sugiono di Bandara Raden Intan, Lampung Selatan, Rabu (27/1/2021) pagi. 

Baca: Istri Korban Sriwijaya Air Menangis Sesenggukan setelah Melihat Peti Jenazah Suami

Saat itu, ketiganya sepakat memutuskan berangkat ke Pontianak dan menumpang Pesawat Sriwijaya Air dari Bandara Raden Intan dan sempat transit di Bandara Soekarno Hatta menuju Pontianak. 

“Ketiganya berangkat pada Jum'at (8/1/2021) setelah sebelumnya ke Bandarlampung untuk mengurus surat-surat kesehatan sebelum berangkat ke Pontianak,” terus Azis. 

Setelah kejadian dan proses identifikasi korban, jenazah Pipit Piyono yang berhasil teridentifikasi lebih dahulu dan dikebumikan pada Sabtu (16/1/2021) lalu. Kemudian menyusul Yohanes dan Sugiono yang teridentifikasi dan dipulangkan serta langsung dimakamkan Rabu (27/1/2021).

Keluarga korban pun kini sudah ikhlas atas kepergian mereka. Meski raut kesedihan masih terlihat diwajah keluarga dan kerabat korban. 

Sementara itu, sebelum melepas keberangkatan rombongan ke Tulangbawang Barat, Kabid Humas Polda Lampung, Zahwani Pandra Arsyad mengucapkan belasungkawa atas musibah tersebut.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak, hingga akhirnya jenazah ketiganya bisa teridentifikasi, dan dikebumikan,” ungkap Pandra.

"Selamat jalan, semoga semua tenang di sisiNya. Kalian adalah pahlawan bagi keluarga," pungkasnya usai memimpin doa. (*)

 

Editor Andry Kurniawan


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID