Tiket KA Mudik Lebaran Sudah Terjual 60%

Sabtu | 04/05/2019 13.30 WIB
Tiket KA Mudik Lebaran Sudah Terjual 60%
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Anto RX

RILIS.ID, Bandarlampung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional IV Tanjungkarang merilis penjualan tiket mudik untuk angkutan mudik Lebaran 2019 sudah terjual 60 persen.

"Ya, untuk penjualan tiket sudah 60 persen baik untuk KA Sriwijaya dan juga KA Rajabasa," kata Kepala Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang Sulthon Hasanudin, Sabtu (4/5/2019).

Menurut Sulthon, penjualan tiket mudik Lebaran untuk transportasi kereta api sudah dapat dilakukan sejak H-90 atau tiga bulan sebelum Lebaran.

“Untuk kenaikan harga tiket untuk saat ini belum, karena kita ada aturan yaitu ada batas atas. Jadi tidak boleh menaikan seenaknya sendiri," ujarnya.

Dia memastikan untuk rute Tanjungkarang-Palembang sudah penuh, sehingga tidak ada penambahan perjalanan.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama Lebaran, kita akan menambah rangkaian. Misalnya, yang biasanya delapan menjadi sepuluh," paparnya.

Pihaknya juga akan menerjunkan sebanyak 18 atau 20 petugas khusus untuk mengantisipasi atau mengurangi kecelakaan pada saat mudik Lebaran.

“Ya, kita tahu bersama masalah perlintasan sebidang maka untuk mengantisipasi atau mengurangi kecelakaan nanti pada saat lebaran akan kita jaga," katanya.

Titik rawan yang sering-sering terjadi kecelakaan akan diantisipasi dengan dilaksanakan penjagaan ketat.

“Kita ada keseluruhan sebanyak 228 perlintasan sampai Tanjung Rambang, 60 perlintasan tidak terjaga," tuturnya.

Namun demikian, PT KAI berjanji akan melakukan penjagaan yaitu pada titik yang sering terjadi kecelakaan karena mengingat jumlah personel terbatas.

“Harapan kami juga ada swadaya masyarakat mereka bisa bantu kita untuk menjaga atau menolong saudara-saudara yang datang mudik ke Lampung aman," ungkapnya.

Pihaknya juga saat ini melakukan antisipasi titik rawan longsor karena sekarang curah hujan masih tinggi.

“Kita siaga 1. Jadi 24 jam kita pantau terutama di daerah Blambanganumpu," katanya.

Sulthon mengimbau masyarakat untuk tidak menerobos palang pintu perlintasan kereta.

“Jadi kalau masuk perlintasan, lihat juga rambu kanan-kiri dan jangan sampai menerobos," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID