Tubuh PKB Memanas, Selain Nunik Muncul Desakan Ganti Cak Imin
PENULIS: Muhammad Iqbal , Dwi Des Saputra
Selasa | 09/03/2021 21.48 WIB
Tubuh PKB Memanas, Selain Nunik Muncul Desakan Ganti Cak Imin
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Bandarlampung – Tubuh PKB Lampung terus bergejolak. Setelah aksi ratusan kader DPC PKB Bandarlampung di kantor DPW PKB Lampung, giliran Ketua DPC PKB Pesawaran demisioner Matrohupi bersuara.

Dalam surat terbuka ini, Matrohupi meminta petinggi PKB segera mengambil alih kepemimpinan nasional dengan menggelar Muktamar Luar Biasa (MLB) sebagai upaya menyelamatkan partai.

Selain itu, Ipi –sapaan akrabnya, menuntut hal sama dengan kader PKB Bandarlampung. Yakni mengganti Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim atau Nunik.

Bahkan, bukan cuma itu. Ipi juga meminta MLB secepatnya dengan tuntutan mengevaluasi dan mengganti Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Ipi menyampaikan adanya dugaan pelanggaran AD/ART oleh DPW dan DPP PKB dalam proses Musyawarah Cabang (Muscab) serentak se-Lampung, Sabtu (6/3/2021).

”Ada indikasi penghancuran PKB dari dalam yang dilakukan secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif yang dilakukan hampir di seluruh DPC kabupaten/kota se-Lampung,” tegasnya, Selasa (9/3/2021).

Menurut dia, PKB harus segera diselamatkan. Jangan sampai dalam Pemilu 2024 suara PKB ambruk karena ulah oknum yang bertindak tidak sesuai dengan aturan partai.

Ipi menyebut dalam rangkaian persiapan pelaksanaan muscab, tidak ada proses sosialisasi dan penjaringan. Misalnya, di Muscab PKB Pesawaran untuk menentukan siapa calon Ketua DPC PKB Pesawaran periode 2021-2026.

Ipi sebagai penanggungjawab muscab, ironisnya juga bertindak sebagai sekretaris sidang dalam pelaksanaan muscab di Gedung Majelis Zikir Eling miliknya tersebut.

Ipi baru mengetahui dirinya diganti saat sidang pleno IV. Yakni saat pimpinan sidang Siti Masrifah dari DPP PKB membacakan Surat Keputusan dari DPP PKB yang dikirim via WhatsApp.

”Ini partai besar, kok main kocok bekem gini? Apalagi, kepengurusan berdasarkan SK WhatsApp tersebut tidak satu pun yang merupakan kader senior PKB yang sudah mengabdikan dirinya di PKB,” sesal Ipi.

Sayang, beberapa petinggi DPW PKB Lampung yang dihubungi media ini menolak berbicara terkait seluruh masalah tersebut.

Mulai dari wakil ketua Noverisman Subing, sampai sekretaris Okta Rijaya dan Seh Ajeman kompak bungkam. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID