Tuntut Keadilan untuk Yogi, Relawan Jalan Kaki ke Istana - RILIS.ID
Tuntut Keadilan untuk Yogi, Relawan Jalan Kaki ke Istana
Muhammad Iqbal
Sabtu | 07/07/2018 23.07 WIB
Tuntut Keadilan untuk Yogi, Relawan Jalan Kaki ke Istana
Ibunda Yogi Andika, Fitria Hartati (membawa karton), meminta keadilan ke Mapolda Lampung, Rabu (4/7/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ M.Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Keluarga almarhum Yogi Andhika terus berupaya menuntut keadilan. Setelah mendatangi Polda dan DPRD Lampung (baca: Dikawal Massa, Ibu Almarhum Yogi Andhika Datangi Polda), simpatisan mereka melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Merdeka, Sabtu (7/7/2018). Tujuannya menemui Presiden Joko Widodo dan KApolri Jenderal M. Tito Karnavian.

Yogi tewas diduga dibunuh karena pada tubuhnya terdapat luka bekas penganiayaan. Hingga kini, Polda Lampung baru menetapkan dua tersangka pembunuh sopir pribadi Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, itu.

Kakak kandung almarhum, Lilian Rosita, menerangkan pihak keluarga yang diwakili relawan pencari keadilan berjalan kaki dari Lampung menuju Istana Merdeka. Mereka merasa penanganan kasus ini lama sampai-sampai merasa dipermainkan.

”Sudah lama sekali tersangkanya belum diamankan oleh Polda Lampung. Kami selaku keluarga merasa tidak tenang dengan kematian adik kami yang belum terungkap kebenarannya,” tandasnya kepada rilislampung.id, Sabtu (7/7/2018) malam.

Dia berharap semua aktor yang terlibat dapat tertangkap dan diadili. Apalagi kematian adiknya lantaran dituduh mencuri uang Bupati Lampura Rp25 juta.

”Seharusnya diselesaikan secara kekeluargaan. Kami rela tidur dengan tikar kalau memang itu yang terjadi, adik saya mencuri. Tapi kan ini enggak, tanpa ada bukti yang kuat, mereka menghakimi adik saya,” kesalnya..

Terpisah, Ardiansyah, salah seorang peserta relawan pencari keadilan untuk Yogi Andhika mengatakan dirinya beserta rombongan yang berjumlah lima orang telah tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pukul 22.40 WIB.

”Kita berangkat tadi pagi jam 10, titiknya mulai dari Tugu Adipura, Kota Bandarlampung,” ujarnya melalui telepon.

Dia memperkirakan tim relawan tiba di Istana Merdeka pada Senin (9/7/2018) atau Selasa (10/7/2018).

”Nanti setelah kami sampai, keluarga almarhum akan menyusul ke Istana. Direncanakan dengan pesawat mengingat ibu almarhum, Fitria Hartati, sudah cukup tua. Usianya saat ini 62 tahun,” tutupnya. (*)

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID