UBL Berbagi Bersama 1.250 Anak Yatim dan Panti Jompo
lampung@rilis.id
Selasa | 04/05/2021 21.57 WIB
UBL Berbagi Bersama 1.250 Anak Yatim dan Panti Jompo
Persiapan kegiatan baksos UBL melalui IKB-UBL berupa berbagi bersama 1.250 anak yatim dan panti jompo di Bandarlampung./FOTO ISTIMEWA

Universitas Bandar Lampung (UBL) melalui Ikatan Keluarga Besar (IKB) UBL mengelar bakti sosial (baksos). Kegiatan itu berupa berbagi bersama 1.250 anak yatim dan panti jompo.

Ketua IKB-UBL Hj. Desi Falena Yusuf mengatakan, walaupun saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat untuk berbagi dengan sesama. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.

Biasanya, kata dia, baksos di bulan Ramadan dibarengi dengan kegiatan buka puasa bersama, tetapi karena situasi yang tidak memungkinkan, pihaknya memberikan langsung paket sembako, uang tunai, dan nasi kotak untuk berbuka puasa kepada anak anak yatim piatu yang tersebar di 30 panti asuhan yang ada di Bandarlampung dengan total lebih dari 1.250 anak yatim piatu.

Selain itu juga, ada tali asih untuk 80 orang penghuni panti jompo dan paket lebaran untuk para pengurusnya.

Istri Rektor UBL M. Yusuf S. Barusman ini melanjutkan, pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap, mulai Selasa (4/52021) sampai dengan beberapa hari ke depan, di bantu para staf, karyawan dan dosen UBL yang merupakan bagian dari IKB-UBL.

”Terima kasih kepada semua pihak dari internal UBL dan juga Ketua Dewan Pembina, Ketua dan Pengurus Yayasan Administrasi Lampung (YAL) yang telah membantu terselenggaranya kegiatan baksos ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita, anak-anak kita yang berada di panti asuhan dan panti jompo selama menghadapi masa pandemi Covid-19 ini,” ucap Desi.

Sementara, Rektor UBL M. Yusuf S. Barusman mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian UBL bersama masyarakat untuk saling membantu. Menurutnya, sejak berdirinya, UBL memiliki misi sosial yaitu membantu semua kalangan masyarakat agar dapat memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi. Dan melalui Yayasan Administrasi Lampung (YAL) sebagai pionir dalam program beasiswa di Indonesia.

”Rata-rata per semester penerima beasiswa bekisar 1.800 – 2.000 mahasiswa,” terang Yusuf.

Selain itu, tambah dia, khusus bagi mahasiswa yang mengalami dampak ekonomi dikarenakan pandemi Covid-19 ini, sepanjang tahun 2019/2020 dan 2020/2021 ini UBL melalui Yayasan Administrasi Lampung sudah mengeluarkan sebesar Rp15 miliar baik dalam bentuk beasiswa, subsidi kuota internet, maupun bantuan lainnya kepada mahasiswa.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID