Upaya Ridho Wujudkan Komersialisasi Lanudad Gatot Subroto - RILIS.ID
Upaya Ridho Wujudkan Komersialisasi Lanudad Gatot Subroto
lampung@rilis.id
Rabu | 16/01/2019 11.05 WIB
Upaya Ridho Wujudkan Komersialisasi Lanudad Gatot Subroto
Gubernur Ridho Ficardo saat rapat Lanudad Gatot Subroto di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019). FOTO: HUMAS PEMPROV LAMPUNG

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo terus menyakinkan pemerintah pusat agar Pangkalan Udara Angkatan Udara (Lanudad) Gatot Subroto di Kabupaten Waykanan, melayani penerbangan komersil.

Menurut Kadishub Lampung Qodratul Ikhwan, wacana komersialisasi Lanudad Gatot Subroto sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2006 silam.

“Hal ini sebenarnya sudah dilakukan Pemprov Lampung sejak 2006, dan baru di era Gubernur Ridho dapat terealisasi. Ini semua karena kepiawaian Pak Gubernur dalam meyakinkan pemerintah pusat," katanya dalam keterangan yang diterima Rilislampung.id, Rabu (16/1/2019).

Pada November 2018, TNI AD saat dipimpin Jenderal TNI Mulyono telah menyetujui permintaan Pemprov Lampung dan Pemkab Waykanan tentang pemanfaatan Lanudad Gatot Subroto sebagai bandara komersil.

Wacana komersialisasi Lanudad Gatot Subroto ini kembali dibahas di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).

Rapat tersebut dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI Jenderal Andika Perkasa dan dihadiri Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Bupati Waykanan Raden Adipati Surya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana Banguningsih Pramesti, dan Direktur Bandara Udara Praminto Hadi.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ridho mengucapkan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa karena sudah memberikan izin penggunaan Lanudad Gatot Subroto untuk melayani penerbangan komersil.

“Terima kasih karena Kepala Staf TNI Angkatan Darat telah memperkenankan penggunaan Bandara Gatot Subroto sebagai bandara penerbangan umum,” ucapnya.

Ridho juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan jajarannya bersama Pemkab Waykanan. Dia meyakini dengan adanya peralihan Lanudad Gatot Subroto menjadi bandara umum akan berpengaruh dalam mengembangkan perekonomian.

“Dengan beroperasinya Bandara Gatot Subroto sebagai bandara penerbangan umum, maka secara langsung akan memberikan peningkatan perekonomian di Provinsi Lampung," kata Ketua DPD Demokrat Lampung ini.

Kadishub Lampung Qodratul Ikhwan menambahkan pihaknya bersama Pemkab Waykanan, TNI AD dan Kementerian Perhubungan akan mendata dan melakukan penataan ruang. Seperti tempat kedatangan dan keberangkatan sebagai persiapan bandara penerbangan umum.

“Setelah melakukan pendataan, pekan depan akan kembali dilakukan rapat pembahasan di Mabes TNI AD," ujarnya.

Sementara Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana Banguningsih Pramesti meminta rencana komersialisasi Lanudad Gatot Subroto harus dipublikasikan secara luas sehingga dunia penerbangan internasional mengetahuinya.

“Publikasi ini harus dilakukan di dunia penerbangan internasional. Karena ketika akan melakukan penerbangan di suatu daerah, harus diumumkan selama 2 x 28 hari," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID