Warga Malah Senang Rumahnya Kena JTTS, Ini Penyebabnya
lampung@rilis.id
Jumat | 09/03/2018 17.15 WIB
Warga Malah Senang Rumahnya Kena JTTS, Ini Penyebabnya
Rumah Sugiono saat akan digusur untuk JTTS. FOTO: RILISLAMPUNG.ID

RILIS.ID, Lampung Selatan – Eksekusi rumah di Jatimulyo Kecamatan Jatiagung Kabupaten Lampung Selatan untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Jumat (9/3/2018), berlangsung kondusif. Tak ada aksi penolakan, malah warga mengaku senang sebab bukan menerima ganti rugi, tetapi mereka lebih suka menyebutnya sebagai ganti untung.

Salah seorang warga yang rumahnya terkena penggusuran, Sugiono mengatakan, tidak ada aksi demo di lokasi. Keberaan aparat polisi hanya untuk menjaga keamanan dan pengawasan terhadap pekerja JTTS.

Menurut Sugiono, rumahnya digusur oleh pihak pelaksana pengerjaan megaproyek JTTS. Soal gantirugi, pembayarannya sudah dilakukan Jumat (2/3/2018).

“Rumah dan tanah saya diganti rugi Rp 1,4 Milliar.  Alhamdulillah ini mah bukan ganti rugi tapi ganti untung," ucap dia kepada rilislampung.id sambil tertawa.

Uang ganti rugi itu kata buruh bangunan ini, sudah dibelikan tanah yang lokasinya tak jauh dari rumah sebelumnya. Juga dibelikan kendaraan untuk keluarga dan keperluan lainnya.

Warga lainnya, Wawan yang tinggal tidak jauh dari rumah Sugiono mengatakan hal yang sama. Ganti rugi rumah dan tanahnya sudah dibayar.  

“Saya juga diganti Rp 1,4 Milyar juga oleh pihak tol. Alhamdulillah saya udah beli tanah dan bisa bangun rumah lagi dan sisanya buat modal buka warung,” singkatnya. (*)

 

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID