Waspada Siklon Jelawat, Ini Kata BMKG Lampung - RILIS.ID
Waspada Siklon Jelawat, Ini Kata BMKG Lampung
Segan Simanjuntak
Selasa | 27/03/2018 19.08 WIB
Waspada Siklon Jelawat, Ini Kata BMKG Lampung
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILIS.ID, Bandarlampung – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait adanya siklon tropis Jelawat di Samudra Pasifik.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan peringatan diri terkait adanya siklon tropis Jelawat di Samudera Pasifik sebelah utara Papua Barat.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto menuturkan, terjadinya siklon Jelawat ini bisa menimbulkan arah dan kecepatan angin mencapai 16 km/jam serta bergerak menjauhi wilayah perairan Indonesia.

Siklon yang muncul dari Samudera Pasifik ini tidak terlalu berdampak untuk wilayah Lampung. “Dampaknya terhadap cuaca di Indonesia Timur, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Sulawesi bagian utara, Maluku Utara, Papua Barat bagian utara,” terangnya kepada rilislampung.id, Selasa (27/3/2018).

Adapun dampak lainnya ialah ketinggian gelombang hingga 2,5 meter di perairan Palaud, Halmahera, Papua Barat bagian utara hingga Papua, dan Teluk Cendrawasih. Gelombang dengan tinggi 4 meter berpeluang terjadi di Samudera Pasifik Utara Kepulauan Halmahera hingga Papua. “Untuk wilayah Lampung belum terdampak terhadap adanya siklon Jelawat,” tukas Rudi.

Menurut Rudi, siklon Jelawat berasal dari wilayah yang berada di Samudera Pasifik. Siklon ini hampir mirip dengan Badai Dahlia dan Cempaka yang pernah menyerang wilayah perairan Indonesia beberapa waktu lalu. "Kenapa Jelawat, karena siklon itu munculnya dari wilayah Samudera Pasifik. Kalau siklon itu awalnya muncul di Indonesia, penamaannya mengambil dari nama-nama bunga," pungkasnya. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID