Winarti Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi Tulangbawang
lampung@rilis.id
Rabu | 04/03/2020 13.06 WIB
Winarti Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi Tulangbawang
Bupati Tulangbawang Winarti dikukuhkan sebagai Bunda Literasi di GSG Menggala, Rabu (4/3/2020). FOTO: DISKOMINFO TUBA

RILIS.ID, Tulangbawang – Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando mengukuhkan Bupati Tulangbawang (Tuba) Winarti sebagai Bunda Literasi Tuba di GSG Menggala, Rabu (4/3/2020).

“Saya percaya bahwa Saudari (Winarti) dapat menjadi role model dan menginspirasi dalam membangun sumber daya masyarakat Kabupaten Tulangbawang, mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas pertisipatif, inovatif dan akuntabel,” kata Syarif.

Dia pun bangga bisa diterima di Tulangbawang dengan baik, untuk bersama-sama meyakinkan dan memantapkan prioritas pemerintah pusat saat ini, yaitu dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan unggul kedepannya.

"Karena Indonesia tidak kekurangan orang-orang pintar, baik dalam hal teknologi, otomotif dan banyak lainnya, tetapi bagaimana kita bisa menciptakan suatu hal baru dengan SDM yang ada dengan sebaik mungkin. Ini paradigma yang harus dirubah dalam kehidupan bersama," terangnya.

Menurut Syarif, perpustakaan di belahan dunia maju adalah jantung dari dunia pendidikan, yang mengajarkan tentang banyaknya ilmu pendidikan di dunia. Salah satunya terangkum dalam sebuah buku.

"Ini tugas kita bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Tulangbawang. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Bupati Tulangbawang yang ikut serta berpartisipasi untuk menjadi Bunda Literasi, karena ke depan akan menjadi  tugas Ibu Bupati dalam mengembangkan minat baca dalam dunia pendidikan sebaik mungkin," tandasnya.

Sementara Bunda Literasi yang juga Bupati Tulangbawang Winarti optimistis dunia pendidikan akan maju jika guru membangkitkan kembali minat baca.

Sementara kepala daerah, lanjut Winarti, bertugas membangun sarana dan prasarana. Juga mempersiapkan pelayanan publik dengan menciptakan semangat gotong royong dengan pemerintah pusat dan provinsi.

"Kita juga akan mengemplemantasikan belajar dalam aplikasi online yang mana sudah disebutkan pak Syarif Bando, salah satunya dalam hal belajar gemar membaca cerita. Mari kita bersama bergotongroyong dalam membangun dunia pendidikan di kabupaten ini," ucapnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID